Umroh Irit Hampir Sebulan di Mekkah, Review Ibis Styles Makkah

Buat yang sedang merencanakan umroh mandiri dalam waktu yang lama (long stay) di Mekkah dan masih bingung milih hotel, mungkin ibis Styles Makkah adalah hotel yang cocok untukmu.

Jadi ceritanya, perjalanan umroh kali ini bukan yang singkat. Aku berencana stay di Makkah hampir sebulan untuk umroh mandiri, lebih tepatnya 21 malam. Tiga malam pertama, di hotel yang lokasinya di daerah Misfalah, bisa diakses dengan jalan kaki dengan Masjidil Haram. Nyaman memang, keluar pintu hotel, jalan kaki lima menit, sudah di pelataran Haram, tidak perlu mikir transportasi.

Tapi hotel pertama aku di Mekkah itu itu harganya tidak main-main, meskipun jaraknya tidak terlalu dekat banget, apalagi kalau dihitung per malam selama berminggu-minggu. Karena mulai sadar dengan budget umroh yang imut ini, harus cari solusi yang lebih masuk akal untuk sisa waktu tinggalku.

Mulai membandingkan harga beberapa hotel di Makkah. Dan di sinilah ibis Styles Makkah muncul di daftar pilihan dengan harga sekitar Rp500.000 per malam. Dibandingkan hotel aku di tiga hari pertama lima di Mekkah (yang harganya tiga lipatnya), rasanya angka itu terasa seperti menemukan hidden gem.

Kamar Lebih Besar dari Ekspektasi

Setelah check-in dan pertama kali masuk kamar, jujur aku agak lega. Kamarnya lumayan luas, tidak terasa sumpek, dan yang paling penting bersih tentunya. Bukan bersih dalam artian, “oke lah”, tapi bersih yang terasa kayak hotelnya masih baru. Kamar mandinya juga terawat dengan baik, meskipun kurang sreg karena ukuran wastafel yang kecil.

Kasurnya empuk, peredam suaranya bekerja dengan baik sehingga suara dari luar tidak terlalu mengganggu (kalau tidak ada anak kecil lari-larian). Ada kettle untuk bikin minuman serta ada minibar.

Kamar Double Room

Satu lagi, koneksi Wi-Fi didalam hotel cukup kencang dan stabil. Jadi paket roaming kamu dijamin tetap aman meskipun scroll sosmed seharian di dalam kamar.

Kamar yang aku pesan tipe yang tanpa sarapan, tapi hotel ini menyediakan sarapan buffet yang cukup beragam dan rasanya lumayan bagi kita orang Asia. Harganya sekitar 35 SAR per orang kalau kamu tidak booking kamar dengan sarapan.

Apakah worth it? Menurutku iya kalau sesekali aja, apalagi kalau kamu akan langsung beraktivitas seharian penuh di Haram setelah itu, karena lebih baik kenyang dari hotel daripada cari resto dan antri lagi.

Free Shuttle dan Lokasinya dengan Masjid Al Haram

Ini bagian yang penting dan aku ingin jujur di sini ibis Styles Makkah bukan hotel yang bisa kamu andalkan untuk bisa shalat 5 waktu di Masjidil Haram. Meskipun ada fasilitas free shuttle yg ready tiap jam selama 24 jam, jaraknya dengan Haram yang sekitar 3 km membutuhkan waktu rata-rata 10-15 menit. Itu belum termasuk waktu saat nunggu bus waktu di hotel maupun terminal.

Kemudian soal terminal, dari review teman-teman lain yang udah pernah nginep disini, bus dari ibis ini dulu pernah berhenti di Terminal Ajyad, berada di selatan gedung Clock Royal Tower, dan itu jaraknya lumayan dekat, tidak capek.

Namun entah kenapa, akhir-akhir ini malah di pindah lokasinya di Terminal Ghaza yang berada di timur laut area Masjidil Haram. Jadi, jalannya agak sedikit jauh. Yang biasanya jalan under 10 menit, setelah ganti terminal jadi lebih lama jalannya.

Selain itu, terkadang di musim-musim tertentu (tergantung kebijakan manajemen) mereka juga menggunakan terminal transit. Artinya sebelum berhenti di terminal akhir, kamu harus oper bus di terminal transit.

In case kamu tertinggal bus, dan ingin segera balik ke hotel atau menuju masjid, kamu bisa memakai jasa taksi, namun pastikan pakai taksi resmi atau Uber sekalian. Harga normal antara hotel dan masjid sekitar 25 SAR, tp bisa naik jika sebelum/sesudah waktu shalat, cek saja tarif real-time di aplikasi taksi online. Oh, iya, jika pesan taksi offline di Haram banyak sopir yang tidak tahu lokasi hotel ini, jadi better langsung tunjukin Google map aja.

Kontak Hotel dan Status di Nusuk

ibis Styles Makkah sudah terdaftar di platform Masar Nusuk dan juga Kementerian Pariwisata KSA dengan nomor lisensi 10010219. Artinya, hotel ini bisa langsung kamu gunakan untuk keperluan pengajuan visa umroh nantinya. Ini salah satu pertimbangan penting buat aku makin mantap memilih hotel ini.

Approval Agreement ibis Styles Makkah

Soal komunikasi dengan pihak hotel, mereka bisa dihubungi lewat dua jalur: WhatsApp dan email. Tapi berdasarkan pengalamanku yang terakhir, respons lewat email jauh lebih cepat dan lebih andal dibandingkan WhatsApp. Jadi kalau kamu perlu menghubungi hotel, baik itu untuk konfirmasi pemesanan, menanyakan fasilitas, atau keperluan lainnya, sebaiknya bisa di coba via email dulu.

Saat proses approval agreement Nusuk. Pengalamanku, staf hotel tidak terlalu responsif dalam membalas email terkait persetujuan agreement ini. Email kami sempat tidak mendapat balasan cukup lama dan takut keburu expired. Tapi, Alhamdulillah ternyata agreement Nusuk kami tetap disetujui oleh pihak hotel meskipun email permintaan approval kami tidak di balas. Kuncinya sabar, tidak perlu sering follow up.

Tips
Berencana umroh mandiri tapi masih bingung cara pengajuan visa, booking hotel, transportasi atau lainnya? Tenang! Kamu bisa mulai dengan tanya-tanya langsung ke kami, Gratis!!. Hubungi kami via Whatsapp atau melalui Instagram resmi kami.

Pemesanan Kamar lewat OTA

Kali ini aku menggunakan Trip.com untuk memesan kamar di ibis Styles Makkah daripada OTA lain maupun platform milik hotel sendiri. Alasannya utama harganya lebih murah dibandingkan platform lain setelah menghitung diskon dan “Trip Coins” yang tersedia. Selisihnya memang tidak selalu besar, tapi kalau dikalikan jumlah malam yang cukup panjang, lumayan juga bedanya.

Harga Kamar di Trip.com

Untuk pemesanan bisa cek link berikut Trip.com: Ibis Styles Makkah, dan pastikan untuk pesan tipe kamar sesuai dengan tamu untuk kemudahan keperluan pengajuan visa umrah.

Yang paling bikin aku nyaman memesan lewat OTA ini bukan cuma soal harga, tapi juga kepercayaan dari pengalaman sebelumnya. Selain hotel, aku sudah lama mengandalkannya untuk tiket pesawat. Bahkan pernah saat mengajukan refund tiket, prosesnya terhitung cepat, mudah, dan respon dari bantuan pelanggan juga oke.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top